Lingkarkecil

sensitif

Ditulis dalam gerak by lingkarkecil di/pada Juli 1st, 2008

Seorang teman baru berkata ‘omongan dia kok kayak nembak ke saya ya?’

Ketika sensitivitas terasah dan objektivitas tumpul mengakibatkan interaksi macet dan muncul prasangka karena tidak mengerti. Tidak guna dan bikin nyengir.

Balas dendam, sebuah prosedur operasi standard

Ditulis dalam gerak by lingkarkecil di/pada Juni 23rd, 2008

Caranya simple.

Step pertama. Hilangkan semua faktor yang dapat di kaitkan pada diri. Setidaknya minimalkan hal itu agar terbentuk imej korban. Perlahan dan amat sangat halus bujuk rayu audiens dengan kata-kata pembuat iba.

Sudah?

Step kedua.  Beri label yang canggih-canggih pada obyek pelaku, ‘penindas’ ‘ego tinggi’ ‘dewa’ dan sebagainya. sebagai korban, jangan sungkan untuk melabel diri ‘tertindas’ ’selalu di kalahkan’ ‘manusia biasa’ dan sebagainya.

Sudah?

Step ketiga. Pemanis akhir dalam paket balas dendam ini adalah, kata atau kalimat yang dianggap dari otoritas tertinggi (lebih baik lagi kalau otoritas tertinggi itu adalah agama). sori gak ada contoh, silahkan cari sendiri kata dan kalimat yang sesuai dengan kepercayaan masing-masing.

Saya agak bingung membuat judul, yang benar itu prosedur operasi standard atau standard operasi prosedur atau bagaimana ya?.

Oh ya, seperti apa standard operating procedure sodara ketika balas dendam?. Maaf mengecewakan sodara, ini bukan SOP saya tetapi sodara berhak sepenuhnya untuk memodifikasi dan melakukan tweaking agar tujuan balas dendam yang ada di kepala sodara tercapai dengan sempurna, halus dan amat sangat merusak.

Hasrat

Ditulis dalam gerak by lingkarkecil di/pada Mei 7th, 2008

Hasrat di dalam untuk berbagi apa yang di lakoni.

Suatu malam ketika saya sanjo (bahasa palembang yang berarti berkunjung) ke seorang teman, dia sedang mabuk atas apa yang baru saja di pelajari dan di latih. Dengan niat mendengarkan dan mencoba memahami apa yang di utarakan olehnya saya diam dan absorb semuanya. Tawaran untuk mencoba apa yang di minum saya ambil.

Hingga satu titik.

Saya tertawa melihat orang mabuk mencoba menggeliat diatas muntahan nya, di atas hasrat untuk berbagi yang memberi justifikasi benar adalah ia.

Kejenuhan

Ditulis dalam Uncategorized by lingkarkecil di/pada April 19th, 2008

Matahari rutin menyapa di pagi dan pergi di sore.

Demikian cinta bersemi dalam gerak gerigi.

Ceklik, ceklik, ceklik, ceklik, ceklik, ceklik

Oase

Mata air

Partisi kantor

Barisan text sms

Suara dekat

Senyum sayang

Mata basah

Kenangan

Raih

Lari dan terhempas

Dendam.

Bahagia di sana

Perih di hati.

Terbungkus jenuh lalu meringkuk

Sekarat.

Dunia Persentase

Ditulis dalam gerak by lingkarkecil di/pada April 5th, 2008

Tambah 25% ketika engkau pesimis dan kurangi 25% ketika engkau optimis. Ambil 2.5% ketika engkau curiga dan ambil 10% ketika unjuk taringmu. Beri 2% untuk mengikatnya dan janjikan 30% untuk kesetiaannya. 50% berarti kuasa dan 25% hampir tak berdaya. Ini dunia persentase, kami berpikir persentase, berucap persentase, bertindak persentase, bermimpi persentase.

lingkar dalam

Ditulis dalam gerak by lingkarkecil di/pada April 3rd, 2008

Lingkaran, bentuknya ya gitu. Ada yang imut, ada yang amit.
Sebuah undangan untuk masuk ke dalam lingkaran dengan sebuah syarat loyalitas.
Sebelum saya masuk ke dalam lingkaran mu, beri waktu sejenak kita bicara apa itu loyalitas.

Tidurku terganggu oleh mu.

Ditulis dalam gerak by lingkarkecil di/pada Maret 14th, 2008

Seorang wanita tanpa rumah tidur di depan sebuah ruko, berteriak dia lantang “Jangan kau soroti aku dengan cahaya lampu mobil mu!, mengapa setiap malam aku tertimpa cahaya itu?, kesengajaan ini membuat aku kesal!”

Aku diam tanpa hirau teriaknya dan ku label dia, gila.

Semudah membalik telapak tangan dan ku label dia, gila.

Merapal mantra membisik diri, gila.

Selamat Jalan Ibu

Ditulis dalam keluarga by lingkarkecil di/pada Maret 2nd, 2008

Dia selalu welcome dengan kedatangan saya di rumah nya. Senyum mengembang ketika tatapan mata tertuju pada kikuknya saya menanyakan anaknya.

Dia tetap semangat mengikuti prosesi pernikahan dan luapan doa bagi keselamatan kami, walau badan ringkih sakit membatasi gerak - geriknya.

Hari ini beliau berjalan kembali.

Selamat jalan Ibu, kami disini akan baik - baik saja.

Mengarang ngaco

Ditulis dalam lampau by lingkarkecil di/pada Februari 21st, 2008

Sewaktu saya masih smp di jember - jawa timur, pernah mengalami suatu kejadian yang membuat seisi kelas tertawa. Kesalahan dalam tugas mengarang yang memang fatal :). Ketika guru memberikan tugas untuk mengarang dengan gaya tulis tertentu (semacam menggambarkan sesuatu, saya lupa tepatnya), saya membuat cerpen cinta abg. Ya jaman saya bercelana biru istilah abg belum digunakan.

Dengan tulisan sepanjang 4 folio huruf rapat, saya yakin nilai bagus dalam genggaman. Namun pada akhirnya ketika penilaian dimulai dan guru mulai tertawa, “ini ada yang tulis cerpen cinta, saya tunjuk hidung saja ya”. Seisi kelas mulai tertawa dan saya ikut tertawa.

Ah enaknya bisa tertawa mengingat kejadian lucu di masa lampau :D

Derita dan bahagia

Ditulis dalam gerak by lingkarkecil di/pada Februari 15th, 2008

Sedekat apa yang saya selalu alami, derita dan bahagia selalu silih berganti, bahkan terkadang hanya salah satu yang terjadi secara terus menerus — kadang - kadang loh ya :) . Ketika bahagia selalu hadir maka derita akan menyelinap perlahan mengingatkan kita bahagia itu akan hilang.Di lain hal derita yang datang membuat saya sibuk hingga bahagia tidak menemukan celah untuk masuk :).

Berpegang erat pada apa yang menyenangkan, membuat bahagia, seringkali membuat saya melupakan satu fakta bahwa hal itu tidak kekal. Kemudian saya akan mencari bentuk bahagia dan kesenangan lagi, demikian berulang - ulang. Apakah keadaan ini membuat saya bosan? belum, karena bahagia adalah candu.

Sampeyan tahu cara menghilangkan kecanduan saya?. Monggo ditulis resepnya :)